facebook twitter instagram

~ Beartopia ~

  • Home
  • Psychology
  • Joylada
    • Sweat & Tears
    • Freerunning Estafet
    • Pangeran Kuda Putih VS Mr. Cat

1.    Topik                                           :    Jurnal Perilaku Konsumen
2.    Kerangka                         
a.  Judul                                       :    Perilaku Konsumen dalam Berbelanja pada Supermarket Di Yogyakarta
       b.  Jurnal volume dan halaman    :    Volume 8
       c.  Penulis                                    :    Arif Sudaryana
       d.  Tanggal                                   :    2011
e.  Tujuan penelitian                    :    1.  Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam berbelanja pada supermarket di wilayah Yogyakarta.
                                                         2.  Untuk mengidentifikasi faktor yang paling dominan dalam memilih suatu supermarket untuk berbelanja di wilayah Yogyakarta.
                                                                 
       f. Definisi operasional variable
  penelitian                                :   1.  Variabel Independent (bebas) sebagai motivasi konsumen. Seseorang berbelanja pada supermarket di wilayah Yogyakarta, karena supermarket tersebut mempunyai atribut yang memenuhi kebutuhannya sehingga mendorong konsumen untuk berbelanja.
                                                      2. Variabel Dependen (terpengaruh) sebagai variabel perilaku. Manivestasi dari perilaku konsumen adalah preferensi konsumen dalam berbelanja. Jika konsumen merasa terpenuhi dalam berbelanja pada suatu supermarket maka akan melakukan pembelian ulang.

g.  Subjek penelitian                    :    Konsumen yang berbelanja pada supermarket di Yogyakarta
h.  Metode penelitian                  :    Metode pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode surve dilakukan dengan pengambilan data melalui penyebaran daftar pertanyaan yang ditujukan ke obyeknya.
i.   Teknik pengumpulan data      :    Dalam penelitian ini menggunakan kuisioner yang mengacu pada skala likert dengan indeks nilai dari 1 sampai 5. Penggunaan skala pengukuran ini dengan pertimbangan bahwa skala tersebut sudah mempunyai interval. Variabelnya bersifat kontinue dan tidak dikotom.
j.   Hasil penelitian                       :   Hubungan karakteristik konsumen dengan manfaat yang dicari, ternyata ada hubungan yang dignifikan antara jenis pekerjaan dan perbedaan tingkat pendapatan dengan kecenderungan memilih atribut yang ada pada supermarket sehingga perbedaan karakteristik akan memberikan perbedaan tanggapan atas setiap atribut yang ditawarkan oleh supermarket.
.

k.  Kekuatan penelitian               :    Karena ada hubungan antara berbagai karakteristik konsumen dengan preferensinya maka kategori tersebut dapat dipergunakan untuk membuat segmentasi pasar sehingga dapat menentukan pasar sasaran yang lebih tepat.
l.   Kelemahan penelitian             :    Keanekaan produk dalam suatu supermarket serta tingkat harga yang ditetapkan harus diperhatikan karena variabel tersebut mempunyai pengaruh yang signifikan bagi konsumen dalam berbelanja.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
          Pada umumnya masyarakat perkotaan dan pedesaan memiliki masalah yang sangat komplek terkait dengan kondisi lingkungannya. Kondisi udara rumah yang bau dan adanya banyak serangga yang hidup di dalam rumah, diantaranya adalah nyamuk. Hal tersebut telah mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi dan menggunakan pembasmi nyamuk yang terdapat di pasaran. Tren bentuk alat pengusir nyamuk dari waktu ke waktu berubah-ubah. Mulai dari obat nyamuk bakar menjadi obat nyamuk semprot atau beraesol. Namun obat nyamuk semprot ternyata juga mulai berganti menjadi produk anti nyamuk yang berbentuk lotion.
          Sekarang ini, di Indonesia mulai berkembang obat nyamuk elektrik baik yang cair maupun kertas. Selain itu juga ada alat yang digunakan untuk membunuh dengan aliran listrik. Banyaknya jenis obat anti nyamuk di Indonesia disebabkan oleh semakin meluasnya wabah demam berdarah dan adanya faktor ketidakcocokan konsumen terhadap suatu produk dan kurang efisiennya penggunaan obat anti nyamuk yang mengakibatkan bervariasinya produk anti nyamuk tersebut.
          Studi tentang pengunaan obat nyamuk itu sendiri sangat jarang dilakukan di Indonesia. Oleh karena itu perlu dilakukan studi untuk melihat penggunaan obat nyamuk di masyarakat untuk mendapatkan informasi awal yang penting.
B.   Tujuan
          Untuk mengetahui pengguna obat nyamuk apa yang sering digunakan oleh banyak masyarakat.
C.   Manfaat
          Memperoleh informasi tentang obat nyamuk apa yang paling sering digunakan dan alasan pengguna dalam memilih obat nyamuk tersebut.

BAB II
METODOLOGI PENELITIAN

A.   Karakteristik Subjek
          Subjek yang dipilih merupakan subjek dengan range umur remaja-dewasa.

B.   Waktu dan tempat
          Pengisian kuesioner dimulai tanggal 29-30 November 2018 di Asrama Todilaling dan Asrama Andi Depu di Yogyakarta.

C.   Metode Pengumpulan Data
          Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Menurut Sugiyono (2013:11) pengertian metode survey adalah:
“Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan angket sebagai alat penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian relatif, distribusi, dan hubungan antar variabel, sosiologis maupun psikologis”.

D.   Teknik Analisis Data
          Teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Menurut Sugiyono (2013:206) yang dimaksud dengan metode analisis deskritif adalah :
“Metode analisis deskritif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanyatanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi”.



BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

A.   Distribusi Pemilihan Alternatif Jawaban
          Dalam pembuatan kuesioner peneliti menggunakan pemilihan alternative jawaban pengguna obat nyamuk yang meliputi obat nyamuk Baygon, Vape, Hit, NoMos dan lainnya.
Tabel Hasil Survey Pengguna Obat Nyamuk
No
Usia
JK
Pilihan
Alasan
1
22
P
Baygon
Murah
2
20
L
Hit
Gampang
3
23
L
Baygon
Sudah Legend
4
22
P
Hit
Efektif
5
25
L
Hit
Simpel
6
19
P
Vape
Lebih mudah di temukan
7
22
P
Hit
Suka baunya dan harga terjangkau
8
23
P
Baygon
Murah
9
19
L
Vape
Lebih mematikan
10
28
P
Hit
Simpel
11
20
P
Baygon
Murah dan wangi
12
20
L
Baygon
Lebih murah
13
21
P
Baygon
Murah
14
21
L
Baygon
Murah dan mudah diperoleh
15
17
L
Baygon
Karena bukan kaleng-kaleng
16
20
P
Vape
Lebih ekfektif dan kualitas lebih baik
17
21
L
Autan
Harga terjangkau, merakyat
18
18
L
Hit
Murah dan Harum
19
20
L
Baygon
Mudah ditemukan, harga murah dan aromanya tidak menyengat
20
18
L
Autan
Lebih praktis, tidak berasap
21
18
L
Hit
Lebih mudah
22
20
L
Vape
Murah
23
20
L
Baygon
Nyaman
24
24
L
Rak telur
Lebih banyak asap
25
20
L
Hit
Tidak menimbulkan gatal
26
19
L
Vape
Bau tidak menyengat dan murah
27
21
P
Hit
Lebih wangi
28
21
L
Baygon
Lebih irit dan mudah di dapat
29
23
L
Hit
Hemat dan tahan lama
30
20
L
Baygon
Murah
31
20
L
Autan
Tidak suka asap
32
21
L
Baygon
Sangat ampuh
33
18
L
Baygon
Sedari kecil
34
20
L
NoMos
Asap lebih banyak
35
21
L
Hit
Nyatanya nyegerin
36
22
L
Hit
Cepat mengusir nyamuk
37
20
L
Baygon
Bagus
38
19
P
Hit
Lebih ampuh
39
22
P
Baygon
Nyamuk cepat mati
40
21
P
Hit
Wanginya lebih enak
41
20
P
NoMos
Mematikan
42
20
L
Baygon
Lebih mematikan
43
21
P
Baygon
Sedari kecil
44
21
P
Baygon
Sedari kecil
45
21
P
Baygon
Ampuh
46
21
L
Baygon
Murah
47
20
L
Hit
Efisien
48
23
L
Vape
Semprot langsung
49
22
P
Hit
Wangi
50
22
L
Hit
Hemat









B.   Interpretasi Hasil
                 Dari hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan sebagai berikut:
·         Subjek yang memilih Baygon dengan usia rata-rata 21 sebanyak 14 orang pada laki-laki dan sebanyak 7 orang dengan alasan Murah dan mudah didapat.
·         Subjek yang memilih Hit dengan rata-rata usia 21 tahun sebanyak 11 pada laki-laki dan 6 orang pada perempuang dengan alasan simple dan wangi.
·         Subjek yang memilih Vape dengan rata-rata usia 19 sebanyak 4 orang pada laki-laki dan 2 orang pada perempuan dengan alasan bau tidak menyengat dan murah
·         Subjek yang memilih NoMos dengan rata-rata usia 20 sebanyak 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan dengan alasan lebih banyak asap.
·         Subjek yang memilih lainnya (Autan) dengan rata-rata usia 20 sebanyak 4 orang laki-laki dengan alasan harga terjangkau dan tahan lama
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Labels

Analisis Kasus Antropobiologi Antropologi Budaya Asesmen Kepribadian Asesmen: Observasi dan Wawancara Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Cerita Rakyat Cerpen Filosofi Filsafat Grafologi HRD Ilmu Kesehatan Mental & Psikopatologi Intervensi Dasar Kelompok dan Komunitas Intervensi Dasar Organisasi Jurnal Ketamansiswaan Kewarganegaraan Kode Etik Psikologi Kuliner Metode Penelitian Kualitatif Metode Penelitian Kuantitatif Parenting Pend. Agama Islam Pendidikan Pancasila Pengembangan Skala Psikologi Pengembangan Tes Prestasi Penyakit Kulit Perilaku Konsumen Psikodiagnostika Psikologi Psikologi Abnormal Psikologi Analitis Psikologi Eksperimen Psikologi Emosi Psikologi Faal Psikologi Forensik Psikologi Industri dan Organisasi Psikologi Kepemimpinan Psikologi Kepribadian Psikologi Kesukaran Belajar Psikologi Kewirausahaan Psikologi Klinis Psikologi Kognitif Psikologi Komunikasi Psikologi Konseling Psikologi Orhius Psikologi Pelatihan dan Pengembangan Psikologi Pendidikan Psikologi Perkembangan Psikologi Seni Psikologi Sosial Psikologi Teknologi dan Informasi Psikologi Transpersonal Psikologi Ulayat (Indigenous Psychology) Psikologi Umum Psikometri Puisi Review Jurnal Sosiologi Statistika Statistika Inferensial Tes Psikologi Tips & Trik Umum

Popular Posts

  • Modul Interpretasi-Tes Grafis (DAP-BAUM-HTP-Wartegg)
  • Pandangan Teoritis Tentang Tingkah Laku Abnormal
  • KRIMINALITAS
  • Tipe Tipe Komunikasi
  • Mengahiri Konseling (TERMINASI)

Time

Translate

About me

Anak pertama dari empat bersaudara, dilahirkan 23 tahun lalu di Kabupaten Polewali Mandar pada tanggal 04 April 1996 yang akhirnya memiliki dua suku yaitu suku Mandar dan Jawa.

Punya hobi bermain game online, menulis dan memasak. Suka traveling walau kantong tipis. Bercita-cita jadi dokter hewan dan psikolog. Si Pleghmatis yang kadang Koleris. Si cuek yang menyukai romantis. Si tukang nangis yang suka marah-marah. Si nekat yang takut sendirian. Si cadel yang susah untuk ngucapin p atau f dan juga r.

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  Maret (1)
      • Serum Pencerah Wajah Terbaik: Triple Glow Serum da...
  • ►  2019 (251)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Maret (8)
    • ►  Februari (241)
Diberdayakan oleh Blogger.
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by BeautyTemplates