facebook twitter instagram

~ Beartopia ~

  • Home
  • Psychology
  • Joylada
    • Sweat & Tears
    • Freerunning Estafet
    • Pangeran Kuda Putih VS Mr. Cat

A : Hey, are you hungry? I am very hungry
B : I'm also hungry. What do you want to eat?
A : I don’t know.
B : Hmm. How about we make snacks?
A : Great idea.
B : Let's go
------
A : What snack do you want to make?
B : I want to make Sandwich
A : Wow, so yummy. Let’s make it
------


How To Make Sandwich
Ingredients :
2 pieces of white bread
2 pieces og lettuce
1 cheddar
Cucumber, 
Tomato, 
mayonnaise
Chili sauce

Procedures
First, Prepare bread, one as a base and one as cover.
Then, Put the base of bread and fill with lettuce, cucumber, tomato, and cheese.
Next, If you want more delicious and more tasty, you can add mayonnaise, and chili sauce.
Then cover it with another bread.
Last, Cut the bread into two.
Voila, your sandwich is ready to served.
 


B : If you, what snack do you want to make?
A : I want to make chocolate roll bread
B : Wow. A delicious snack. Oke let’s make it.
 
How To Make chocolate roll bread
You Want to eat rolls bread but want to make your own in instant time?
So easy,
 
First, provide white bread and chocolate peanut butter or chocolate milk
Next, Remove the skin of white bread then add chocolate peanut butter
Then roll and cut the bread.
Last, chocolate roll bread is ready to served
 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Kue tetu mungkin bisa disebut sebagai kuliner lokal Sulawesi Barat, kekhasannya mungkin tak terlalu dominan, karena  masih ditemukan bentuk dan bahan serta cara pembuatan kue Tetu dengan kue Pelita dan kue Perahu di daerah-daerah lain.  Namun, ketika mendengar nama Tetu maka orang-orang akan merujuk pada sebuah kue yang menggunakan wadah daun pandan mirip perahu.

Kue tetu kuliner Sulawesi Barat lebih dikenal dengan nama kue Pelita dan kue Perahu di daerah lain, hal ini wajar mengingat ragam kuliner dan penganan  di Indonesia kadang ditemukan dengan nama yang berbeda, sementara bentuk, rasa, komposisi, dan cara membuat kurang lebih sama, ragam bahasa terutama adanya bahasa daerah membuatnya nama-nama kuliner lebih bervariasi. 

Dapat dikatakan bahwa kue Tetu adalah penganan favorit di Sulbar, kuliner ini cenderung jarang dijual, biasanya akan banyak ditemukan saat bulan Ramadhan tiba. Kedai atau penjaja makanan yang menawarkan kuliner ini cukup jarang, mengingat masa tahan kue yang cukup cepat karena menggunakan santan, sehingga ia akan cepat basi. Kue ini lebih banyak adir pada saat acara-acara penting di masyarakat, atau misalnya untuk keperluan keluarga yang khusus yang telah direncanakan sebelumnya.
 

Kue Tetu saat dikukus dalam sebuah panci dengan teknik memasak tradisional menggunakan kayu bakar
 (Courtesy : Muhammad Adnan Syaifullah)

Bagaimana cara membuat kue Tetu ala Sulawesi Barat? ini cenderung mudah, hanya butuh bahan-bahan sederhana yang sangat mudah ditemukan ketika berada di Sulbar. Berikut ini adalah bahan dan cara membuat kue tetu

Bahan:
- Tepung beras halus (pastikan hasil ayakannya halus)
- Santan kental (1 buah kelapa)
- Gula aren
- Daun pandan

Cara Membuat

  1. Peras santan 2x (sisihkan yang kental). gunakan yang cair untuk membuat adonan 
  2. Buat adonan cair dengan campuran tepung beras dan santan, tambahkan sedikit garam untuk mmbuat rasa kue tetu yang berbeda 
  3. Daun pandan dijemur dan potong kira-kira 12 cm. semat kedua ujungnya dengan lidi. 
  4. Siapkan kukusan. Masukkan cetakan daun pandan yang telah diisi gula aren. 
  5. Tuangkan adonan, dan jika masak, beri santan kental,
    Selah masak, angkat satu per satu
Bahan dan cara membuat kue tetu diatas hanyalah satu dari sekian banyak yang mungkin ada di Sulawesi Barat, modifikasi bahan, seperti penambahan bahan baru atau penggantian bahan lainnya misalnya dengan menambahkan potongan nangka dan irisan kentang di bagian permukaan kue tetu bisa menjadi alteratif untuk membuat kue ini menjadi lebih lezat, namun secara umum, resep membuat kue tetu diatas sudah mewakili untuk kue tetu yang biasa dibuat di Sulawesi Barat.

  1. Buatlah terlebih dahulu kotak pandannya yang lebih mirip "lopi-lopi" atau perahu kecil, untuk hasil yang maksimal pilihlah daun pandan wangi yang agak tua, kemudian dijemur atau sebentar agar ketika dilipat  tidak mudah retak. 
  2. Lalu kemudian potonglah daun pandan seukuran yang anda suka, sejengkal tangan mungkin bisa kemudian dilipat dan direkatkan dengan menggunakan "paper klip" dan bagian daunnya ditusuk menggunakan lidi yang runcing. 
  3. Lalu dasar kotak pandan tadi ditaburi gula putih atau  atau gula aren, tergantung selera anda, dicampur juga boleh jika anda lebih suka ada rasa kombinasi. Di daerah Mandar, Sulawesi Barat, tetu lebih banyak menggunakan gula aren. 
  4. Adonannya yang merupakan paduan tepung terigu dan santan kelapa   
  5. Adonan terigu+santan tadi lalu dituang ke dalam kotak pandan sekitar 2/4 dan sisakan 1/4 buat topingnya yang merupakan santan kental 
  6. Kukus  kotak pandan tersebut sampai setengah matang, kemudian siramkan santan kental ke permukaan adonan yang telah masak setengah  matang tersebut. 
  7. Salah satu rahasia tetuq yang sempurna adalah terletak pada lapisan santan gurih di permukaannya. Caranya? agar santannya gurih, campurkan seujung sendok teh garam makan ke dalam santan kentalnya. 
  8. Lalu, lanjutkan kukus sampai benar-benar matang. Cara mengeceknya? Anda dapat menusukkan sebilah lidi yangbersih 
  9. Tips yang lain adalah jika ingin lebih wangi, anda dapat menambahkan essence/powder vanilla pada campuran santannya. Anda juga bisa menambahkan potongan-potongan kecil buah nangka di permukaan paling atas sebagai topping untuk sensasi berbeda.  


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Labels

Analisis Kasus Antropobiologi Antropologi Budaya Asesmen Kepribadian Asesmen: Observasi dan Wawancara Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Cerita Rakyat Cerpen Filosofi Filsafat Grafologi HRD Ilmu Kesehatan Mental & Psikopatologi Intervensi Dasar Kelompok dan Komunitas Intervensi Dasar Organisasi Jurnal Ketamansiswaan Kewarganegaraan Kode Etik Psikologi Kuliner Metode Penelitian Kualitatif Metode Penelitian Kuantitatif Parenting Pend. Agama Islam Pendidikan Pancasila Pengembangan Skala Psikologi Pengembangan Tes Prestasi Penyakit Kulit Perilaku Konsumen Psikodiagnostika Psikologi Psikologi Abnormal Psikologi Analitis Psikologi Eksperimen Psikologi Emosi Psikologi Faal Psikologi Forensik Psikologi Industri dan Organisasi Psikologi Kepemimpinan Psikologi Kepribadian Psikologi Kesukaran Belajar Psikologi Kewirausahaan Psikologi Klinis Psikologi Kognitif Psikologi Komunikasi Psikologi Konseling Psikologi Orhius Psikologi Pelatihan dan Pengembangan Psikologi Pendidikan Psikologi Perkembangan Psikologi Seni Psikologi Sosial Psikologi Teknologi dan Informasi Psikologi Transpersonal Psikologi Ulayat (Indigenous Psychology) Psikologi Umum Psikometri Puisi Review Jurnal Sosiologi Statistika Statistika Inferensial Tes Psikologi Tips & Trik Umum

Popular Posts

  • Modul Interpretasi-Tes Grafis (DAP-BAUM-HTP-Wartegg)
  • KRIMINALITAS
  • Pandangan Teoritis Tentang Tingkah Laku Abnormal
  • Serum Pencerah Wajah Terbaik: Triple Glow Serum dan Triple Glow Serum Mask
    Serum Pencerah Wajah Terbaik: Triple Glow Serum dan Triple Glow Serum Mask
  • ILMU KALAM

Time

Translate

About me

Anak pertama dari empat bersaudara, dilahirkan 23 tahun lalu di Kabupaten Polewali Mandar pada tanggal 04 April 1996 yang akhirnya memiliki dua suku yaitu suku Mandar dan Jawa.

Punya hobi bermain game online, menulis dan memasak. Suka traveling walau kantong tipis. Bercita-cita jadi dokter hewan dan psikolog. Si Pleghmatis yang kadang Koleris. Si cuek yang menyukai romantis. Si tukang nangis yang suka marah-marah. Si nekat yang takut sendirian. Si cadel yang susah untuk ngucapin p atau f dan juga r.

Blog Archive

  • ▼  2022 (1)
    • ▼  Maret (1)
      • Serum Pencerah Wajah Terbaik: Triple Glow Serum da...
  • ►  2019 (251)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Maret (8)
    • ►  Februari (241)
Diberdayakan oleh Blogger.
FOLLOW ME @INSTAGRAM

Created with by BeautyTemplates